Tingkatkan Kualitas Pendidikan Usia Dini, AMMAN Gelar Pelatihan bagi Guru PAUD

Sumbawa Barat – Pendidikan usia dini yang berkualitas sangat menentukan masa depan anak. Karenanya, PT. AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) bersama Yayasan INSPIRASI sebagai mitra pelaksana, menginisiasi program pengembangan kapasitas guru dan kepala sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernama PAUD Prestasi (PAUD Berprestasi dengan Berpikir Komputasi).

Acara pembukaan program tersebut dilakukan pada Selasa (7/3) dan dihadiri oleh Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Masyarakat – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, puluhan Kepala Sekolah dan Guru PAUD, serta Perwakilan Wali Murid selaku Komite Sekolah.

Manajer Community Development AMMAN, Dimas Purnama, menyampaikan bahwa dengan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dapat lebih siap membangun KSB di masa mendatang.

“Pengenalan pembelajaran Berbasis Berpikir Komputasi (Computational Thinking) dalam level PAUD merupakan cara untuk melengkapi generasi muda dengan keterampilan abad-21, yang sejalan dengan reformasi sistem pendidikan yang dicanangkan pemerintah. Melalui Computational Thinking, para siswa diharapkan menjadi mampu dan terbiasa dalam menyelesaikan masalah secara kreatif sejak dini. Hal ini tentunya sejalan dengan visi AMMAN, yaitu menciptakan warisan terbaik,” ujar Dimas.

Program berdurasi 14 bulan ini menargetkan 27 satuan PAUD, 127 guru dan kepala sekolah, serta lebih dari 1.281 siswa PAUD di tiga kecamatan lingkar tambang yaitu Jereweh, Maluk dan Sekongkang.

Dalam sambutannya, Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Dr. Santi Ambarukmi M.Ed, menyampaikan bahwa program PAUD Prestasi ini diharapkan menjadi program yang bisa menjawab berbagai tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan anak, terutama dalam hal miskonsepsi pembelajaran pada anak usia dini antara guru dan orangtua/wali murid terkait kesiapan anak bersekolah ke sekolah dasar.

BACA JUGA :   Rapimnas SMSI 2023 Berakhir Dengan Tetaskan Sejumlah Keputusan Strategis

“Kami sangat mendukung program yang diinsiasi oleh AMMAN dan Yayasan Inspirasi. Dalam konteks pendidikan, PAUD memiliki peranan yang sangat strategis sebagai dasar pembangunan karakter belajar anak guna menjadi individu yang berkualitas. Dengan mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai tumbuh kembang anak sejak dini, anak akan memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi dunia pendidikan yang lebih tinggi dan menyiapkan dirinya dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan,” jelas Santi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Khusnarti S.Pd., juga menyampaikan apresiasi yang sama atas penyelenggaraan program.

“Untuk menghasilkan anak/ generasi yang hebat, harus ada pendidik yang hebat pula, inilah yang dimulai dari peningkatan-peningkatan kompetensi seperti yang dilakukan oleh AMMAN bekerjasama dengan Yayasan INSPIRASI. Kami berterima kasih karena dengan hadirnya AMMAN ini dapat memberikan ruang gerak dan kesempatan yang luar biasa bagi para guru dan kepala sekolah PAUD, terutama dalam hal peningkatan sumber daya manusia, “ jelas Khusnarti.

Melalui program ini, para guru dan kepala sekolah PAUD akan difasilitasi untuk mendapat pelatihan khusus mengenai proses belajar dan pembelajaran menggunakan metode Computational Thinking.

Selain itu, para guru dan Kepala Sekolah juga akan dibekali dengan Diklat Berjenjang dan Diklat Teknis yang nantinya akan mempermudah para guru dalam mengikuti uji kompetensi dan kualifikasi untuk memperoleh sertifikasi guru.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *